Mengelola Reputasi Menggunakan Media Monitoring

Mengelola Reputasi Menggunakan Media Monitoring

Bayu Septian

23 February 2022 15:31

Foto: Republika

Saat ini pasti kita tidak asing dengan praktik media monitoring. Seperti yang sudah diulas dalam Artikel Kazee sebelumnya, berjudul Manfaat Media Monitoring, maka media monitoring merupakan sistem yang digunakan untuk melakukan proses membaca, mendengar, dan melihat apa yang terjadi dalam sudut pandang pemberitaan di media ataupun postingan di media sosial. Dengan melakukan media monitoring, Kita dapat mengetahui apa yang dikatakan “media” tentang perusahaan atau brand kita.

Mengapa reputasi menjadi penting?

Mengutip temuan menarik dalam riset Asia-Pacific Communication Monitor 2020/2021. Tertulis bahwa membangun dan mengelola kepercayaan menjadi poin ke 3 terbesar isu yang paling penting untuk manajemen komunikasi hingga 2023.

Sumber: ASIA-PACIFIC COMMUNICATION MONITOR 2020/21 REPORT

Adapun poin lainnya yakni tercatat 38,1 persen responden sepakat isu yang paling penting untuk manajemen komunikasi hingga 2023 adalah berhadapan dengan evolusi digital dan social web. Diikuti dengan penggunaan big data dan algoritma untuk komunikasi (36.9%), memperkuat peran dari fungsi komunikasi untuk mendukung keputusan manajemen (31,8%), serta berurusan dengan sustainable development dan tanggung jawab sosial (29,9%).

Mengapa Menggunakan Data Media Sosial dan Pemberitaan Online?

Masih dengan temuan menarik dalam riset Asia-Pacific Communication Monitor 2020/2021 lainnya menunjukan bahwa saluran metode komunikasi saat ini dan yang akan datang diprediksi tertuju kepada social media dan social network (Blog, Twitter, Facebook), selanjutnya mobile (phone & mobile websites) kemudian pada posisi ketiga adalah rilis pemberitaan di media cetak.

Sumber: ASIA-PACIFIC COMMUNICATION MONITOR 2020/21 REPORT

Maka dari itu Media Monitoring yang dimana sumber datanya adalah data media massa daring dan media sosial menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam hal Analisa untuk mengenali, membaca, mendengar, dan melihat apa yang terjadi dalam sudut pandang pemberitaan di media ataupun postingan di media sosial.

Dengan menggunakan Kazee Media Monitoring, artikel ini akan memberi contoh pembahasan mengenai sebuah isu terkait Lembaga Negara yakni Kementerian Pertahanan Bagaimana isu tersebut bergulir dan bagaimana variasi isu yang diangkat media maupun menjadi perbincangan, apakah seluruhnya negatif? Mari kita cari tau dalam artikel ini.

Adapun studi kasus terkait isu ini selama periode sejak 17 - 23 Februari 2022.

Kazee Media Monitoring

Selama periode tersebut, terhimpun data sebanyak 708 artikel pemberitaan media online dan 488 perbincangan di Twitter. Pada 17 Februari 2022 merupakan puncak pemberitaan dengan 197 artikel tertuju pada isu Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejakgung) telah melakukan proses pencekalan atau cekal (cegah tangkal) terhadap tiga orang saksi yang diduga terlibat dalam perkara tindak pidana Korupsi proyek Satelit slot orbit 123 derajat bujur timur (BT) di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tahun 2015-2021.

Lalu, dalam periode 17 - 23 Februari 2022, isu apa saja yang disorot? Dan bagaimana sentiment pemberitaanya? Mari kita simak grafik data dibawah ini;

Kazee Media Monitoring

Terdapat 12 isu yang mendapat sorotan media online pada periode ini, adapun akan diulas 4 isu terbesar dalam pemberitaan diantaranya;

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Satelit Kemhan

Isu ini dibungkus secara netral oleh media menekankan isu Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejakgung) telah melakukan proses pencekalan atau cekal (cegah tangkal) terhadap tiga orang saksi yang diduga terlibat dalam perkara tindak pidana Korupsi proyek Satelit slot orbit 123 derajat bujur timur (BT) di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tahun 2015-2021.

Pro Kontra Rencana Pembelian 42 unit pesawat tempur Dassault Rafale dari Perancis

Poin positif tertuju pada r encana Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI membeli 42 unit pesawat tempur Dassault Rafale yang dinilai dapat memodernisasi alutsista TNI, situasi geopolitik, maupun geostrategis. Namun ada poin catatan yang disisipkan oleh media diambil dari narasumber yang menilai Kemenhan tidak menghamburkan semua anggaran yang diberikan kepada Kemhan hanya untuk Autsista saja

Gugatan Balik Kemenhan Kepada 2 Perusahaan Asing Upaya Terhindar Denda Satelit

Isu ini positif menerangkan langkah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menggugat Navayo International AG dan Hungarian Exsport Credit Insurance PTE LTD terkait Putusan Pengadilan Arbitrase Internasional Singapura yang memerintahkan pemerintah untuk membayar denda terkait sewa Satelit untuk slot 123 derajat bujur timur (BT).

Anggaran Pertahanan Tertinggi, Prabowo Wanti-wanti Tak Ada Kebocoran

Pemberitaan terkait Kemenhan pada periode ini didominasi oleh pemberitan positif. Selanjutnya Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan kepada jajarannya di Kementerian Pertahanan (Kemhan) agar jangan sampai ada kebocoran Anggaran pertahanan. Adapun Kemhan telah tiga kali berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Tentu isu negatif terkait narasi kontra pembelian jet tempur apabila diperlukan dapat mendapat perhatian dari Kemenhan dengan memberikan keterangan resmi kepada media agar isu bergulir menjadi isu yang positif.

Selanjutnya, dalam periode 17 - 23 Februari 2022, isu apa saja yang menjadi perbincangan warganet? Dan bagaimana sentimentnya? Mari kita simak grafik data dibawah ini;

Kazee Media Monitoring

Kasus Korupsi Kemenhan

Perbincangan oleh warganet tertuju pada isu kasus korupsi satelit di Kemenhan. Waragnet pun memberikan dukungan agar masalah terebut cepat teratasi. Dalam kicauanya biasanya turut disertakan dengan tagar #SaksiKorupsiDicekal dan #KorupsiPengadaanSatelitKemhan.

PAL resmi serah terimakan Kapal Selam KRI Cakra-401 ke Kemenhan

Isu ini tertuju pada replikasi kicauan akun @PTPAL_INDONESIA yang membuat utas menerangkan Proses overhaul Kapal Selam KRI Cakra-401. KRI Cakra-401 resmi diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan yang diwakili oleh Dirjen Kuathan Kemhan RI Bapak Laksda TNI Bambang Irwanto di Gedung PIP.

Kemenhan RI menggugat Navayo International A.G dan Hungarian Exsport Credit Insurance PTE LTD Terkait Satelit

Isu ini terbentuk dari tautan berita oleh akun media yang menerangkan Kemhan RI menggugat Navayo International A.G dan Hungarian Exsport Credit Insurance PTE LTD terkait Putusan Pengadilan arbitrase Internasional Singapura yang memerintahkan pemerintah untuk membayar denda terkait sewa satelit untuk slot 123 derajat BT.

Kesimpulan

Media Monitoring dapat dilakukan oleh perusahaan atau sebuah brand guna memantau overview dari “luar” bagaimana setiap perusahaan atau sebuah brand diberitakan, dikenal, diketahui, dan diperbincangkan oleh media. Media Monitoring menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam hal mengelola reputasi.

Referensi:

http://www.communicationmonitor.asia/APCM-2021.html

Share :

Related Articles

No related posts