Source image : Metro Tempo.co

Sekelompok orang yang mengatasnamakan FPI Reborn, Senin 6 Juni 2022 menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat sambil membawa poster bertuliskan dukungan terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Hal tersebut menjadi pembicaraan publik karena sebelumnya FPI telah diresmikan sebagai organisasi masyarakat (ormas) terlarang oleh pemerintah pada Desember 2020 lalu. Hal tersebut pun menuai berbagai komentar di media, khususnya di media sosial Twitter.

Sekilas Tentang FPI

Seperti dilansir dari kabar24.bisnis.com, FPI didirikan pada hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1998 oleh sejumlah habib dan ulama serta umat Islam di Jakarta. Habib Muhammad Rizieq Shihab menjadi pelopor terbentuknya ormas FPI dengan tujuan utamanya menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

Pada awalnya, FPI merupakan komunitas yang menjadi salah satu elemen anggota PAM Swakarsa (Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa). PAM Swakarsa dibentuk untuk membantu TNI menyukseskan Sidang Istimewa MPR pada November 1998.

FPI tercatat beberapa kali terlibat dalam demonstrasi. Pada Desember 1999, massa FPI mendatangi Balai Kota untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta Sutioyoso agar menutup tempat ‘maksiat’ seperti kelab malam, panti pijat, bar, dan diskotek selama bulan puasa.

Tak jarang anggota FPI terlibat bentrokan ketika melakukan protes atau sweeping. FPI pernah bersitegang dengan Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang berkumpul di Monas untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.

Hingga pada akhirnya pemerintah memutuskan bahwa FPI merupakan ormas terlarang. Sebenarnya secara hukum FPI dibubarkan sejak 21 Juni 2019 sebagai ormas karena tidak mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Namun kemudian  pemerintah secara resmi menetapkan FPI sebagai organisasi terlarang pada 30 Desember 2022.

Analisis Media Monitoring

Mengacu pada paparan di atas, Kazee Digital Indonesia sebagai perusahaan big data mencoba memetakan isu yang tersebar di media online terkait FPI Reborn yang tengah menjadi pembicaraan publik menggunakan tools media monitoring.

Analisis dilakukan dengan kurun waktu sejak terjadinya aksi yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan FPI reborn, yaitu 6 Juni hingga 15 Juni 2022. Adapun pada hasil analisis media monitoring Kazee kali ini akan ditampilkan pergerakan data, sentimen, top isu, top person, sampel cuitan, serta trending hashtag dan trending keyword terkait isu FPI Reborn.

Baca Juga : Pentingnya Media Monitoring Bagi Praktisi Public Relations

Pergerakan Data

Hasil dari analisis media monitoring Kazee seperti pada grafik di atas menunjukan bahwa, terdapat total  isu sebanyak 5.860 pada periode 6 Juni – 15 Juni 2022. Dari keseluruhan data terdiri dari  356 pemberitaan di media online dan 5.500 data yang tersebar di Twitter. Adapun puncak ekspos tertinggi dari keseluruhan terjadi pada 7 Juni 2022.

Analisis Sentimen

Berdasarkan analisis media monitoring, isu bernada negatif terkait FPI Reborn lebih mendominasi dibandingkan dengan isu yang bernada positif atau pun netral.

Top Isu

Berikut merupakan top 9 isu yang paling banyak mendapat sorotan media terkait FPI Reborn dalam kurun waktu 6 Juni hingga 15 Juni 2022.

Top Person

Berikut merupakan sejumlah tokoh yang namanya paling banyak di mention dalam pemberitaan terkait isu FPI Reborn.

Sampel Cuitan

Trending Keyword Dan Trending Tagar

Berikut merupakan kata kunci yang sering digunakan untuk menemukan topik terkait isu FPI Reborn melalui mesin pencarian, serta tagar terpopuler yang paling banyak digunakan terkait isu tersebut.

Kesimpulan

Isu terkait FPI Reborn menjadi sorotan publik seiring dengan munculnya aksi dari sekelompok orang yang mengatasnamakan FPI Reborn dan menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat sambil membawa poster bertuliskan dukungan terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan sebagai Capres 2024, pada Senin 6 Juni 2022.

Berdasarkan hasil analisa media monitoring Kazee, puncak ekspos terkait isu FPI Reborn berada pada tanggal 7 Juni 2022. Adapun pergerakan isunya mulai melandai sejak tanggal 10 Juni 2022 Isu bernada negatif lebih mendominasi, salah satunya karena permintaan dari berbagai pihk agar FPI Reborn di usut tuntas karena berkaitan denagn unsur politik.

Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *