Deteksi Dini Berbagai Isu Menggunakan Media Monitoring

Sumber: Freepik.com

Kita tentu sudah tidak asing dengan istilah Media Monitoring. Media monitoring merupakan sistem yang digunakan untuk melakukan proses membaca, mendengar, dan melihat apa yang terjadi dalam sudut pandang pemberitaan di media ataupun postingan di media sosial. Dengan melakukan media monitoring, Kita dapat mengetahui apa yang dikatakan “media” tentang perusahaan atau brand kita.

Banyaknya data-data yang beredar menjadikan para pemangku kepentingan khususnya di bidang bisnis dan pemerintahan harus mampu melakukan pemantauan, namun tidak sekedar pemantauan, melainkan analisis mendalam pada isu-isu strategis perlu dilakukan agar bisa menyesuaikan dengan trend terkini juga tidak kecolongan ketika adanya krisis pada suatu isu-isu sensitif menyangkut citra lembaga.

Bagaimana strategi dalam membangun dan mengelola citra?

Mengutip riset Asia-Pacific Communication Monitor 2020/2021, Beberapa poin penting dan strategis dapat dilakukan dalam membangun dan mengelola kepercayaan diantaranya dengan mengikuti evolusi digital dan menggunakan big data dalam pemantauan komunikasi.

Ulasan mengenai riset Asia-Pacific Communication Monitor 2020/2021 dapat dibaca disini!.

Lalu secara umum apa saja fungsi utama dari Media Monitoring?

1. Memprediksi Trend Terkini

Konten-konten yang tersebar di portal daring khususnya media sosial yang berisi opini-opini yang bersifat personal dari akun-akun warganet bisa digeneralisasi untuk menentukan minat, hobi hingga kebutuhan akan suatu produk dan jasa. Beragam cuitan dan narasi lainnya dapat dipetakan pada isu-isu strategis yang kemudian bisa dibaca sebagai insight.

Trend terkini pada Media Monitoring bisa juga dilihat melalui analisis trending hashtag, analisis trendingkeyword. Trending hashtag dan keyword ini bisa merefleksikan kepopuleran dari suatu hal atau suatu campaign yang diusung suatu brand atau Lembaga.

Seperti pada studi kasus topik pemantauan pelaku FMCG di Indonesia yakni Nestle Indonesia.

Kazee Media Monitoring

Kata yang terbentuk dalam wordcloud merupakan kata yang paling banyak dipakai baik dalam pemberitaan maupun perbincangan. Adapun kata “susu”, “milo” dan “dancow” menjadi 3 kata terbesar. Dalam hal ini berarti produk Nestle Indonesia yakni Milo dan Dancow merupakan produk yang banyak dibicarakan.

Kazee Media Monitoring

Tagar yang terbentuk dan  paling banyak adalah tagar “#Breakthebias”, “#NestleIDNewyear” dan “#devinahermawan”. Dalam hal ini berarti campaign yang diangkat oleh Nestle berupa #Breakthebias dapat dikatakan berhasil karena menjadi tagar yang paling banyak digunakan dalam perbincangan seputar Nestle.

Sementara tagar #devinahermawan banyak membahas terkait denga resep olahan menggunakan produk Nestle dari chef Devina Hermawan.

2. Menganalisis Popularitas Produk

Pemetaan dan analisis terkait komparasi antar produk bisa dilakukan secara lebih komprehensif apabila menggunakan pendekatan Media Monitoring. Dengan melakukan analisis komparasi antar produk yang mengandalkan fitur komparasi maka eksistensi produk bisa dipetakan untuk mengetahui tingkat ekspos produk agar lebih memahami seberapa banyak nama produk disebutkan/diberitakan sebagai indikator popularitas suatu produk.

Kazee Media Monitoring

Dalam hal ini, produk Nestle Indonesia yang banyak disebutkan/diberitakan adalah Milo, Nescafe dan kemudian Dancow.

3. Mendeteksi Dini Suatu Isu

Karena perkembangan isu yang cenderung bergerak begitu cepat maka perlu untuk mengetahui mana saja isu-isu prioritas yang perlu mendapatkan penanganan yang lebih cepat agar suatu isu tidak mencapai situasi krisis dan membahayakan citra perusahaan/kelembagaan. Dengan deteksi isu secara lebih dini maka suatu isu ditindaklanjuti secara lebih cepat. Deteksi isu secara dini juga bisa dikatakan sebagai mekanisme preventif.

Kazee Media Monitoring

Lima isu teratas dalam 30 hari terakhir terkait dengan Nestle Indonesia merupakan isu yang positif. Mulai dari program vaksinasi hingga perbincangan seputar resep olahan produk Nestle Indonesia. Terpantau tidak ada isu yang negatif tertuju kepada Nestle Indonesia.

Nestle Indonesia Gelar Program Vaksinasi

PT Nestle Indonesia berkolaborasi dengan Kantor Staf Presiden (KSP), Pemkab Demak dan PGRI Demak, menggelar kegiatan percepatan Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di wilayah kabupaten Demak (Link Pemberitaan)

Promo Produk Nestle di Pasaran

Utamanya isu ini ditemukan pada linimasa media social twitter yakni promosi-promosi dari e-commerce dan retail seperti Alfamart dan Indomart.

Resep Kopi Rumahan Menggunakan Nescafe

Pada linimasa twitter, akun-akun personal membagikan aneka resep resep kopi rumahan dari produk nescafe yang bisa dikreasikan seperti kopi ala café.

Kesimpulan

Memprediksi Trend Terkini, Menganalisis Popularitas Produk  dan Mendeteksi Dini Suatu isu merupakan sebagian dari fitur analisa di Media Monitoring yang dapat digunakan dalam memantau suat brand atau lembaga.

Tiga poin tersebut diatas merupakan hal-hal krusial yang penting untuk diketahui oleh lembaga maupun perusahaan agar eksistensinya dapat relevan dengan kondisi terkini, menjawab kebutuhan serta memberikan kontribusi yang lebih terasa dampaknya bagi masyarakat.

Referensi:

http://www.communicationmonitor.asia/APCM-2021.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *