Cara Memata-Matai Kompetitor Politik Dengan Media Monitoring

Cara Memata-Matai Kompetitor Politik Dengan Media Monitoring

Bayu Septian

14 May 2022 01:15

analisa-kompetitor-politik
Picture created by storyset - <a href="http://<a href='https://www.freepik.com/vectors/candidate'>Candidate vector created by storyset - www.freepik.comwww.freepik.com

Dalam upaya meningkatkan partisipasi politik dan mendapatkan suara mayoritas dalam pemilihan umum, aktor politik perlu menggencarkan berbagai strategi untuk memenangkan kampanye. Salah satu caranya yakni dengan melakukan competitor analysis, sebuah strategi yang memungkinkan actor politik dapat mengetahui siapa saja competitor politik mereka dan apa saja yang mereka lakukan.

Sebelum mengetahui bagaimana cara melakukan analisis competitor dan memata-matainya, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu pengertian competitor analysis dan tujuannya. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Apa itu Competitor Analysis?

Dilansir dari accurate.id, Competitor Analysis atau analisis kompetitor adalah proses mengidentifikasi competitor dan strategi yang mereka lakukan. Dengan mengetahui apa yang dilakukan kompetitor, memudahkan Anda sebagai aktor politik untuk mendapatkan inovasi dan ide segar untuk strategi politik yang akan dilakukan.

Memata-matai kompetitor adalah salah satu cara untuk menganalisa apa yang dilakukan kompetitor dan membantu Anda untuk merencanakan campaigns dan strategi politik yang mampu mengungguli competitor Anda. Memata-matai kompetitor bukan semata-mata mengcopy ide mereka, melainkan mengamati strategi yang dilakukan oleh kompetitor dan menjadi bahan diskusi untuk merencanakan strategi politik Anda.

Apa Tujuan Analisis Kompetitor Politik?

  • Mengidentifikasi kompetitor terkuat dalam bidang politik
  • Mengetahui strategi kompetitor.
  • Mengantisipasi tindakan yang diambil oleh kompetitor yang bisa merugikan aktor politik yang diusung
  • Memengaruhi dalam pengambilan keputusan dalam strategi politik

Lalu, Bagaimana Cara Menganalisa Kompetitor Politik?

Menganalisa kompetitor bukanlah hal yang mudah. Namun, jika hal tersebut dilakukan sejak awal, maka semakin cepat pula Anda dapat memetakan strategi dan membaca kondisi pasar. Berikut tahapan yang bisa dilakukan untuk menganalisa kompetitor politik.

Pantau dan Identifikasi Kompetitor Politik

Sebelum menyusun strategi politik, ada baiknya Anda menganalisa kekuatan dan kelemahan kompetitor terlebih dahulu. Kekuatan dan kelemahan dapat dianalisa dengan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan T). Selidiki faktor apa saja yang memengaruhi keunggulan strategi competitor.

Selain itu, Anda juga dapat memata-matai competitor dengan memantau aktivitas dan branding mereka di media untuk melihat seberapa besar competitor menguasai pasar. Untuk melakukannya, Anda bisa memanfaatkan tools Media Monitoring Kazee.

Melalui tools tersebut, memudahkan Anda untuk mendapatkan semua data terkait kompetitor Anda dan memantau aktivitas mereka di media sosial. Selain itu, juga bisa membantu Anda dalam memantau bagaimana pandangan masyarakat terhadap tokoh tertentu.

Analisa kompetitor dapat dilakukan dengan dua cara yakni Online Media Monitoring dan Offline Media Monitoring. Ada lebih dari 8000 media online dan 140 media offline dipantau Kazee setiap harinya.

Kazee Media Monitoring dilengkapi dengan berbagai fitur-fitur yang memungkinkan penggunanya bisa mendapatkan data-data kompetitor, seperti :

  • Persebaran Data di Media Sosial

Menjelang ajang pemilihan umum, biasanya media sosial turut diramaikan dengan berbagai isu yang memberitakan beberapa paslon.  Untuk memantau bagaimana media dan publik memberitakan suatu isu, fitur persebaran data tentu sangat membantu partai dalam mengukur viralitas suatu isu.

Semakin banyak arus data yang beredar maka kita bisa mengetahui seberapa penting sebuah pemberitaan bagi masyarakat. Melalui persebaran total data juga kita bisa mengetahui pada tanggal berapa saja suatu pemberitaan paling banyak diberitakan/dibicarakan.

  • Sentimen Publik terhadap Media Massa dan Media Sosial

Pada dasarnya, berita yang beredar di media bisa memberikan dampak positif dan negatif pada kandidat maupun parpol. Oleh karenanya, data sentimen public perlu diketahui oleh partai. Fitur sentiment public memungkinkan Anda untuk  mengetahui apakah suatu pemberitaan/diskusi yang beredar bernada positif, netral atau negatif. Dengan mengetahui sentimen di media massa dan media daring maka berita-berita negatif bisa direspon secara tepat agar tidak merusak citra kandidat atau parpol di mata publik.

  • Top Isu

Berbagai berita dan isu yang menyangkut kandidat Anda maupun kompetitor dapat dilihat dalam fitur top isu. Fitur ini membantu Anda untuk

mengetahui skala prioritas dari isu-isu beredar. Melalui fitur ini, memberikan Anda gambaran isu apa yang sedang menjadi perbincangan hangat.

  • Top Redaksi

Untuk mengetahui media massa yang paling aktif dalam memberitakan suatu isu.

  • Top Person

Untuk mengetahui orang yang paling berkaitan dengan suatu pemberitaan dan diskusi.

  • Top Organisasi

Fitur ini digunakan untuk mengukur organisasi mana saja yang paling banyak diberitakan.

  • Trending Tagar & Keywords

Untuk mengetahui tagar yang paling banyak digunakan serta kata kunci yang paling banyak dipilih dalam pemberitaan.

Dengan memantau kompetitor Anda, Anda dapat mengetahui strategi politik  seperti apa yang mereka gunakan dan siapa saja yang mereka libatkan dalam menggencarkan strateginya.

Melakukan Segmentasi Pemilih

Selain mengamati apa yang dilakukan kompetitor, Anda juga perlu mengetahui kondisi calon pemilih (segmentasi) untuk mengembangkan strategi yang tepat dan jitu. Meski terlihat remeh, namun tahapan ini merupakan tahapan strategi pemasaran politik yang paling penting.

Segmentasi dapat dilakukan dengan mulai mencari tahu demografi (usia, gender, dll) pemilih dan kebiasaan atau apa yang sedang menjadi perbincangan publik.

Setelah mengelompokkan pemilih, selanjutnya Anda perlu menetapkan target segmentasi yang dituju. Ada tiga kriteria utama untuk menentukan target segmen pemilih yaitu besaranya jumlah pemilih, tingkat persaingan, dan kemampuan kandidat/partai dalam menarget segmen pemilih tersebut. Dengan menentukan segmentasi pemilih, memudahkan Anda dalam menetapkan strategi kampanye yang efektif.

Penyusunan Strategi Politik

Persaingan yang ketat dalam dunia politik mengharuskan setiap kandidat atau partai menggunakan strategi pemasaran politik yang lebih baik. Terlebih keberadaan kompetitor sangatlah memengaruhi reputasi tokoh partai di mata masyarakat. Oleh karenanya, pastikan Anda mengembangkan strategi politik yang inovatif agar bisa mendapatkan suara mayoritas dari pemilih.

Dalam penyusunan strategi, setidaknya ada tiga tahap penting yaitu penyusunan positioning kandidat/partai, brand, dan campaign. Positioning adalah bagaimana kandidat/partai menempatkan citranya di depan pemilih. Citra perlu  dibentuk agar menjadi pembeda kandidat/parpol Anda dengan kompetitor. Sedangkan branding  adalah bagaimana personifikasi dan identitas kandidat/partai itu disusun termasuk didalamnya slogan dan simbol kandidat/partai.

Selanjutnya, Anda perlu melakukan campaign politik baik secara offline mauapun online. Di era digital ini, campaign politik lebih banyak digencarkan di media sosial. Karena kandidat memiliki kebebasan dalam menentukan platform sesuai dengan target pemilih agar mendapatkan feedback public yang dapat memengaruhi keputusan pemilih.

Dilansir dari Institute for Transformation Studies (Intrans), media sosial dinilai sebagai sarana kampanye yang efektif bagi partai politik atau kandidat. Hal ini dikarenakan kandidat dapat mengamati dan berinteraksi secara langsung dengan audiens sebagai calon pemilih.

Anda bisa mulai mengembangkan ide campaign yang mengusung visi misi kandidat dan disesuaikan dengan masalah atau keresahan yang sedang terjadi di masyarakat. Balut kampanye dengan unsur edukatif dan inovatif di media sosial untuk mendapatkan hati publik agar mau memilih kandidat yang diusung saat pemilu.

Kesimpulan

Memenangkan kampanye dan mendapatkan suara terbanyak adalah tujuan utama kandidat atau partai politik dalam pemilihan umum. Namun, pada prosesnya diperlukan berbagai strategi untuk mencapai tujuan tersebut, salah satunya yakni menganalisa atau memata-matai kompetitor. Memata-matai kompetitor dan mencari tahu strategi politik apa yang mereka lakukan dapat dibantu dengan media monitoring tools. Media monitoring membantu penggunanya untuk mengetahui  pandangan publik terhadap kandidat kompetitor yang diusung. Dengan begitu, akan memberikan prediksi dan membantu Anda untuk menyusun strategi jitu yang dapat mengalahkan kompetitor.

Referensi

https://alvara-strategic.com/5-langkah-pemasaran-politik-a-research-based-approach/

https://majoo.id/solusi/detail/analisis-kompetitor

https://accurate.id/bisnis-ukm/analisis-kompetitor-pengertian-manfaat-dan-cara-melakukannya/

Share :

Related Articles

No related posts