Panduan Utama Media Monitoring

Pemantauan media atau media monitoring adalah proses mengumpulkan, menganalisis, dan memahami informasi dari berbagai sumber media, termasuk pemberitaan online, daring, dan lainnya. Ini bisa dilakukan untuk tujuan bisnis, politik, sosial, hukum, dan keamanan.

Dalam panduan ini, Kami akan membahas lima hal penting yang perlu diperhatikan Anda dalam melakukan pemantauan media.

1. Identifikasi Tujuan dan Sasaran

Langkah pertama dalam melakukan pemantauan media adalah menentukan tujuan dan sasaran. Apakah Anda ingin mengetahui opini publik tentang produk Anda? Atau ingin memantau bagaimana kompetitor Anda dalam media pemberitaan atau media sosial?

Baca Juga 10 Rahasia Menguasai Media Monitoring

Ini akan membantu Anda memprioritaskan sumber media yang perlu dianalisis dan menentukan kriteria pemantauan, sehingga ke depannya bisa menentukan langka apa yang perlu diambil. Hal ini juga untuk meminimalisir kesalahan dalam pengambilan keputusan.

2. Pemilihan Sumber Media

Setelah menentukan tujuan dan sasaran, selanjutnya adalah memilih sumber media yang akan dipantau. Ini termasuk media massa, media sosial, blog, forum, dan lainnya. Pastikan sumber media yang dipilih memiliki audiens yang sesuai dengan sasaran Anda.

3. Pemantauan Berkala

Pemantauan media harus dilakukan secara berkala untuk memastikan informasi yang diterima tetap relevan dan akurat. Ini juga membantu Anda mengidentifikasi tren dan perubahan dalam opini publik. Pasalnya, pergerakan media saat ini sangatlah cepat.

Seperti halnya trending Twitter saat ini, dalam hitungan beberapa jam bisa berubah-ubah. Tingkat keaktifan warganet di Indonesia sangat tinggi merupakan penyebab dari hal tersebut bisa terjadi. Berdasarkan data BPS.go.id, 62,10 persen penduduk Indonesia mengakses Internet.

Baca Juga 10 Rekomendasi Media Monitoring Terbaik Di Indonesia

4. Analisis Data

Setelah mengumpulkan informasi dari sumber media, selanjutnya adalah melakukan analisis data. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan alat analisis media atau melalui analisis manual. Analisis data akan membantu Anda memahami opini publik, tren, dan perubahan yang terjadi.

Tools Media Monitoring

Adapun saat ini terdapat beberapa perusahaan yang memiliki tools analisis pemantauan media. Tujuannya, user bisa lebih mudah dalam hal pengumpulan informasi yang dibutuhkan berdasarkan big data. Seperti media monitoring Kazee yang telah terautomasi untuk pengumpulan data otomatis.

5. Berkomunikasi dengan Stakeholder

Hasil dari pemantauan media harus dikomunikasikan dengan stakeholder yang terkait, seperti pimpinan perusahaan, pemasaran, dan lainnya. Ini akan membantu mereka memahami situasi dan membuat keputusan yang tepat untuk menghindari ‘blunder’ yang terjadi.

Kesimpulan

Pemantauan media adalah proses yang penting untuk memahami opini publik dan tren yang terjadi. Dengan memahami hal-hal penting yang disebutkan di atas, Anda akan mampu melakukan pemantauan media dengan lebih efektif dan akurat.

Meski begitu, proses pemantauan media yang dilakukan secara manual sangat membutuhkan waktu dan tidak efisien. Automasi yang dilakukan Kazee Digital Indonesia melalui salah satu produknya, yakni media intelligence, sangat bisa membantu lembaga atau perusahaan Anda.

Anda berminat mengetahui isu perusahaan di media pemberitaan dan media sosial?