Top 5 Platform Pembayaran Digital Terpopuler di Indonesia

image source : Warta Ekonomi

Tren transaksi keuangan menggunakan platform pembayaran digital atau dompet digital saat ini semakin marak, terlebih sejak adanya pandemi covid-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat membuat transaksi keuangan secara digital menjadi pilihan. Tak hanya untuk layanan transaksi belanja sehari-hari, model pembayaran digital pun kini meluas untuk kebutuhan lain seperti investasi atau yang lainnya.

Berdasarkan hasil survei studi perilaku penggunaan pembayaran digital dan layanan keuangan di Indonesia yang dirilis Kadence International Indonesia, terdapat 5 platform pembayaran digital yang paling dikenal masyarakat Indonesia di 2021 ini.

5 Dompet Digital Paling Populer Menurut Survei Kadence

OVO menjadi platform pembayaran digital paling populer di Indonesia. Menurut survei Kadence International, responden menilai bahwa OVO merupakan dompet digital (e-wallet) yang paling mereka kenal dengan perolehan tingkat brand awareness atau kesadaran merk sebesar 96%. OVO juga mendominasi jumlah pengguna aktif dengan perolehan skor sebesar 71%. Sebanyak 31% responden juga menjadikan OVO sebagai merek yang paling sering mereka gunakan.

Gopay menyusul di posisi kedua dengan persentase kesadaran merk responden sebesar 95%. Kemudian diikuti oleh DANA dengan tingkat kesadaran merk 93%. Selanjutnya, Shopee Pay memiliki tingkat kesadaran merek 81%. Adapun, Link Aja memperoleh tingkat kesadaran merk sebesar 75%, dengan pengguna aktif 22% dan hanya 4% responden yang menjadikan Link Aja sebagai merek yang paling sering digunakan.

Sementara itu, Kazee Digital Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang data analytics memetakan 5 platform pembayaran digital yang paling banyak mendapatkan sorotan media online, berikut hasil yang didapatkan dari media monitoring Kazee :

Pergerakan Data Terkait Platform Pembayaran Digital

Sumber : Media Monitoring Kazee
Sumber : Media Monitoring Kazee

Data terkait platform pembayaran digital diambil dari ekspos media online dengan periode waktu 23 November hingga 22 Desember 2021. Secara keseluruhan terdapat 624 data yang terbagi dalam pemberitaan media massa online sbanyak 521, kemudian 87 cuitan di twitter, 9 media cetak, 6 artikel blog dan 1 dari tayangan televisi. Lantas platform apa saja yang menjadi sorotan media online ? berikut hasil ekstrasi menggunakan media monitoring Kazee :

DANA

DANA menempati posisi pertama sebagai platform pembayaran digital yang paling banyak mendapat sorotan media online dengan presentase 43,7 persen. Isu berkembang di media online dimana dompet digital DANA siap menjadi pionir dalam pengimplementasian Standar Nasional Open API Pembayaran yang dicanangkan Bank Indonesia melalui Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025. DANA merupakan first mover yang akan menerapkan SNAP bersama denga first movers lainnya pada Juni 2022.

OVO

OVO menempati posisi kedua sebagai platform pembayaran digital yang paling banyak mendapat sorotan media online dengan presentase 30,0 persen. Isu berkembang dimana dompet digital OVO resmi terintegrasi dengan Google Play. OVO kini dapat digunakan di Google Play sebagai metode pembayaran untuk mengakses berbagai aplikasi dan konten yang tersedia di Google Play. Hadirnya OVO di Google Play, diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan pembelian voucher online game yang cenderung terjadi di penghujung tahun.

LinkAja

LinkAja menempati posisi ke-tiga sebagai platform pembayaran digital yang paling banyak mendapat sorotan media online dengan presentase 10,7 persen. LinkAja menjadi sorotan media online dengan isu yang berkembang mengenai LinkAja yang menghadirkan transformasi digital di sektor pendidikan dengan memberikan kemudahan bagi komunitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). LinkAja menjadi mitra digitalisasi pembayaran dan penyaluran dana berbagai kegiatan PGRI seperti pelatihan, sertifikasi, penelitian dan lain-lain.

GoPay

GoPay menempati posisi ke-empat sebagai platform pembayaran digital yang paling banyak mendapat sorotan media online dengan presentase 9,9 persen. Dimana isu mengenai GoPay berkembang di media online seiring dengan Tokopedia dan Gopay yang dikabarkan telah meluncurkan sistem pembayaran non-tunai bernama QRIS. Sistem pembayaran non-tunai ini dihadirkan untuk membantu warung-warung yang tergabung ke dalam Mitra Tokopedia serta para UMKM agar dapat bertransaksi secara digital.

ShopeePay

ShopeePay menempati posisi ke-lima sebagai platform pembayaran digital yang paling banyak mendapat sorotan media online dengan presentase 5,6 persen. Isu berkembang di media online terkait sejumlah toko ritel yang menawarkan promo dengan metode pembayaran ShopeePay. Promo yang ditawarkan dengan pembayaran menggunakan ShopeePay berkisar hingga 50%.

Baca Juga : Top 5 Bank Terkait Perbankan Digital

Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *