Harga Cabai Semakin Melonjak, Berikut Sejumlah Daerah Yang Menjadi Sorotan Media Online

Sejumlah komoditas pokok dan bahan pangan mengalami kenaikan harga. Belum tuntas masalah mahalnya harga minyak goreng, kini harga cabai di pasar tradisional kian melambung. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, per Senin 6 Desember 2021, harga cabai rawit merah mencapai Rp66.100 per kg. Harganya melonjak Rp 8.750 per kg atau 15,26 persen dari sebelumnya.

Begitu juga dengan harga cabai rawit hijau yang naik Rp6.450 per kg atau 14,71 persen menjadi Rp 50.300 per kg. Sementara, harga cabai merah besar naik tipis Rp2.050 per kg menjadi Rp47.050 per kg dan cabai merah keriting naik Rp2.250 per kg menjadi Rp46.650 per kg.

Penyebab Lonjakan Harga Cabai Di Pasaran

Terdapat penyebab harga cabai yang semakin melonjak diantaranya yaitu :

  • Produksi di tingkat petani yang menurun karena pengaruh cuaca ekstrem, hal ini ditandai meningkatnya curah hujan saat ini.
  • Biaya berproduksi yang semakin mahal. Sebab, curah hujan yang tinggi meningkatkan intensitas serangan penyakit seperti ulat grayak yang menyerang akar tanaman dan ancaman serangan jamur fusarium yang mengakibatkan layunya tanaman cabai. Hal ini membuat biaya produksi lebih tinggi karena memerlukan perawatan lebih terhadap tanaman.
  • Menigkatnya permintaan warga jelang natal dan tahun baru.

Isu mengenai lonjakan harga cabai pun menjadi sorotan media online, berangkat dari hal tersebut PT Kazee Digital Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang data analytics mencoba memetakan isu mengenai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait kenaikan harga cabai tersebut. Berikut hasil yang didapatkan dari media monitoring Kazee :

Ekspos Pemberitaan Lonjakan Harga Cabai

Data terkait harga cabai yang melonjak diambil dari pemberitaan di media massa online dengan periode waktu 9 Desember hingga 14 Desember 2021. Puncak isu ada pada tanggal 13 Desember 2021, lantas daerah mana saja yang paling banyak mendapatkan sorotan terkait harga cabai yang melonjak? berikut hasil presentase ekstraksi media monitoring Kazee :

8 Daerah Paling Banyak Mendapat Sorotan Terkait Lonjakan Harga Cabai

Surabaya

Surabaya menempati posisi pertama sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Dimana harga cabai rawit merah di Surabaya melonjak tajam di pertengahan Desember ini, yaitu mencapai Rp 80 ribu per kg. Kenaikan harga di antaranya dikeluhkan sejumlah pedagang di Pasar Genteng Baru. Hal tersebut mendorong pemerintah kota Surabaya menggelar operasi pasar.

Malang

Malang menempati posisi kedua sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Harga cabai rawit eceran di kota Malang naik cukup drastis. Memasuki pertengahan Desember 2021 ini, harganya mencapai Rp 100 ribu per kg. Adapun pasokan yang diambil dari tengkulak cabai harganya sudah mencapai Rp 90 ribu per kg.

Tuban

Tuban menempati posisi ke-tiga sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Harga Cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tuban, Jawa Timur naik. Salah satu pasar tradisional di pusat kota yakni Pasar Baru tuban, cabai rawit merah dijual dengan harga Rp 90 ribu per kg. 

Madiun

Madiun menempati posisi ke-empat sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Di kota Madiun harga cabai keriting naik dari Rp 15 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg. Hal ini salah satunya terjadi karena petani cabai di Kabupaten Madiun terancam gagal panen setelah datang musim hujan dan diserang hama lalat buah. Sehingga pasokan ke pasar berkurang.

Yogyakarta

Yogyakarta menempati posisi ke-lima sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Dimana harga cabai rawit di kota Yogyakarta terhitung sejak masuk musim hujan pada pertengahan November hingga pertengahan Desember terus merangkak naik dan kini mencapai Rp75 ribu per kg.

Gorontalo

Gorontalo menempati posisi ke-enam sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional dan pedagang bumbu masakan di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo naik siginifikan dalam satu pekan terakhir. Di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Minggu 12 Desember 2021, harga cabai rawit menyentuh angka Rp100 ribu per kg.

Jakarta

Jakarta menempati posisi ke-tujuh sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Harga cabai di pasar DKI Jakarta terus merangkak naik mendekati akhir tahun 2021. Adapun jenis cabai tertinggi tetap pada rawit merah yang dipatok Rp 76 ribu per kg sejak Senin 13 Desember 2021.

Bangka Tengah

Bangka Tengah menempati posisi ke-tujuh sebagai daerah paling banyak mendapat sorotan media online terkait harga cabai yang melonjak. Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), harga komoditi cabai rawit di pasar modern Koba dan Pasar Air Mesu naik drastis. Harga Cabai rawit yang pada Minggu (12/12) sebesar Rp100 ribu perkg naik menjadi Rp140 ribu per kg pada Senin (13/12).

Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan sorotan media online kenaikan harga cabai di sejumlah daerah di Indonesia berbeda-beda. Cabai dengan jenis rawit merah masih menempati kenaikan tertinggi, adapun daerah yang mengalami kenaikan harga cabai tertinggi berdasarkan sorotan media online yaitu kota Malang, Gorontalo dan Bangka Tengah dengan harga cabai rawit merah mencapai Rp 100 ribu per kg.

Baca Juga : Daerah Paling Banyak Mendapat Sorotan Media Online Terkait Rencana Aksi Mogok Buruh

Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *