Isu Media Terkait Kebakaran Gedung Cyber

credit picture: https://kabar24.bisnis.com/read/20211205/15/1473952/pasca-kebakaran-gedung-cyber-ini-kondisi-terkini-jaringan-dan-server-di-pemprov-banten

Kebakaran Gedung Cyber yang terjadi pada tanggal 2 Desember 2021 menjadi trending di sosial media. Dilansir dari Kompas.com, Bagian yang mengalami kebakaran berada di ruangan lantai 8. Beberapa perusahaan penyedia website dan aplikasi juga diketahui menggunakan data center yang tersedia di Gedung Cyber. Sehingga saat terjadi kebakaran, hal ini berdampak pada terganggunya beberapa jaringan internet juga website dan aplikasi yang terdaftar di data center Gedung Cyber.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai Gedung Cyber, dikutip dari Liputan6.com, menurut Direktur ICT Institute, Heru Sutadi, Gedung Cyber itu utamanya digunakan untuk Indonesia Internet Exchange (IIX) dan penempatan pusat data. Lebih lanjut, menurut Kompas.com, Gedung Cyber 1 merupakan salah satu tempat operator data center meletakkan perangkatnya di sana, salah satunya data center milik Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Gedung Cyber 1 memang banyak diisi oleh tenant atau pengguna gedung yang memiliki server dan data center. Banyak perusahaan penyedia akses internet menggunakan gedung ini sebagai kantor dan pusat akses data atau data center.

Baca Juga: 5 Cara Kerja Teknologi Big Data dalam Membantu Digital Marketers

Berangkat dari hal tersebut, Kazee Digital Indonesia mencoba memetakan beberapa isu tertinggi terkait pemberitaan (news) kebakaran Gedung Cyber yang tersebar pada media online. Analisis dilakukan pada Kazee Media Monitoring System menggunakan query “Kebakaran” AND “Gedung Cyber”.

Pergerakan Data Terkait Isu Kebakaran Gedung Cyber

Berdasarkan pergerakan data pada Kazee Media Monitoring System, pemberitaan mengenai kebakaran Gedung Cyber menempati sorotan tertinggi pada tanggal 3 Desember 2021.

5 Isu Tertinggi Terkait Kebakaran Gedung Cyber

Dua Orang Meninggal Dunia dalam Kebakaran Gedung Cyber, Korban Terjebak Asap

Isu tertinggi yang menempati posisi pertama adalah terkait dua orang tewas dalam kejadian kebakaran Gedung Cyber. Hingga Kamis malam, dikabarkan Dua orang Meninggal dunia akibat peristiwa Kebakaran tersebut. Kedua korban Meninggal tersebut diduga akibat terjebak di Lantai 3 Gedung Cyber 1 ketika api berkobar. Kedua korban tersebut merupakan siswa Teknik Komputer Jaringan (TKJ) yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Gedung Cyber.

Aplikasi dan Layanan yang Terdampak Kebakaran di Gedung Cyber 1

Isu tertinggi kedua adalah mengenai aplikasi dan layanan yang terdampak akibat kebakaran Gedung Cyber. Peristiwa ini menyebabkan beberapa aplikasi dan layanan mengalami gangguan dan blackout. Beberapa diantaranya adalah penyedia webhosting Rumahweb Indonesia, Indo Premier Sekuritas IPOT, portal game online Megaxus Infotech, Ajaib (investasi saham), Shopee (e-commerce), Ragnarok Online (game online), Niagahoster (web hosting), Rumahweb (web hosting), Antara (situs berita), MTix di Aplikasi CinemaXXI (tiket bioskop), BeKind (blockchain), dll.

Polisi Diminta Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Cyber Mampang

Isu tertinggi ketiga adalah terkait institusi Polisi yang dimintai mengungkap penyebab kebakaran. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pihak kePolisian mengungkap Penyebab utama peristiwa Kebakaran yang menewaskan dua orang di Gedung Cyber, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Riza juga mengatakan segala Penyelidikan diserahkan kepada pihak kePolisian secara khusus untuk memastikan ada unsur kesengajaan atau tidak pada peristiwa tersebut.

Registrasi Smartphone Terganggu Gegara Terbakarnya Gedung Cyber 1

Isu tertinggi keempat adalah mengenai resgistrasi smartphone yang terganggu. Kementerian Komunikasi dan Informatika mengumumkan ada gangguan dalam registrasi nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) karena pusat data di Jakarta mati akibat Kebakaran pada Kamis (2/12). Kebakaran menyebabkan gangguan pada pusat data atau server yang mengelola Central Equipment Identity Register (CEIR). Pusat data tersebut mati (shutdown) sehingga proses identifikasi IMEI melalui CEIR Terganggu.

Wagub Riza Pastikan Data Pemerintah di Gedung Cyber Aman

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan data-Data Pemerintah di Gedung Cyber, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dalam posisi aman usai gedung tersebut terbakar pada Kamis (2/12/2021) siang. Bagian yang terbakar, kata Riza, berada di lantai 2 Gedung Cyber dan di lokasi tersebut tidak ada Data Pemerintah.

Kesimpulannya berita yang beredar pada saat tragedy kebakaran Gedung Cyber berkaitan dengan kekhawatiran akan data-data yang tersimpan dan juga aplikasi sertas server yang mengalami gangguan. Hingga saat ini, Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Kejadian kebakaran Gedung Cyber ini membuat pihak yang terlibat dalam pengelolaan Gedung juga harus melakukan evaluasi dan juga mitigasi agar kejadian dan kerugian serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

Referensi:

https://www.kompas.com/tren/read/2021/12/04/083000065/mengenal-apa-itu-gedung-cyber-dan-isinya-?page=all.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *