Potensi Ekonomi Digital SEA

Pic: softwareseni.co.id

Pasar ekonomi digital di Asia Tenggara masih terus berkembang. pandemi covid-19 juga mendorong percepatan digitalisasi dan juga diprediksi 80% populasi di kawasan Asia Tenggara akan beralih memanfaatkan teknologi digital pada akhir tahun 2021.

Asia Tenggara yang dihuni oleh lebih dari 650 juta penduduk dan tersebar di 11 negara adalah sebuah pasar yang potensial. dengan struktur penduduk yang berusia muda, maka migrasi ekonomi digital di kawasan Asia semakin cepat. Dilansir dari CNBC, pada akhir tahun 2021 riset facebook dan bain, 80% populasi Asia Tenggara akan beralih ke digital, dan Asia Tenggara bisa manambah sekitar 70 juta konsumen digital sejak pandemi covid-19 dimulai.

Tingkat belanja para konsumen diperkirakan tumbuh sebesar 60% menjadi USD 381 per konsumen digital pada akhir tahun, atau naik 60% dari USD 238 per orang di akhir tahun 2020.

Tingkat belanja konsumen digitalpun diproyeksikan akan tumbuh lebih dari 150% pada tahun 2026 dikisaran USD 671.

Sumber: facebook And Bain & co

Dalam survey kepada lebih dari 16.700 konsumen yang tersebar di seluruh Indonesia, Malaysia, Filiphina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Serta terhadap eksekutif dari lazada, sea group, golden gate, facebook, dan bain pun berhasil membuka tabir jika pertumbuhan konsumen digital Asia Tenggara mulai melampaui China, Brazil, dan India dalam adopsi ritel online.

Survei yang dilakukan pada Mei, menemukan bahwa pangsa responden yang mengaku “sering berbelanja online” naik dari 33% pada 2020 menjadi 45% di tahun ini. Pengakuan terbanyak berasal dari Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Selain itu, Facebook dan Bain memproyeksikan pengeluaran online rata-rata tahun ini mengalami pertumbuhan 60% dari US$ 238 per orang pada 2020 menjadi US$ 381 per konsumen digital. Laporan mengatakan, pangsa ritel online dari keseluruhan ritel mengalami lonjakan di Asia Tenggara dari 5% pada 2020 menjadi 9%. Kawasan Asia Tenggara tercatat memiliki langkah lebih cepat daripada di Brasil, Tiongkok atau India.

“Selama lima tahun kedepan, penjualan e-commerce Asia Tenggara juga diproyeksikan mengimbangi negara-negara ini,dengan pertumbuhan sebesar 14% per tahun,” kata laporan yang dikutip CNBC.

Menurut Praneeth Yendamur (Partner – Bain & Company) menyebut Asia Tenggara tidak diragukan lagi akan melompati China untuk menjadi ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik.

Pertumbuhan Konsumben Digital Indonesia

Menurut survey facebook & Bein, ternyata Indonesia mencatatkan pertumbuhan tertinggi dalam hal populasi konsumen digital yang diperkirakan akan tumbuh menjadi 165 juta orang pada tahun 2021 dari 144 juta orang pada tahun 2020. 

Sumber: CNBC Indonesia,Liputan 6

https://www.bain.com/insights/e-conomy-sea-2020/

#digital #digitaltransformation #digitaleconomy #SEA #ekonomidigital #pertumbuhanekonomi #konsumendigital #ekonomi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *