Peran Media Sosial Untuk Meningkatkan Bisnis di Kala Pandemi Covid-19

source : https://www.freepik.com/free-vector/mobile-marketing-concept-illustration_7171509.htm#page=1&query=medsos&position=17

Pandemi Covid-19 banyak memukul berbagai sektor bisnis di Indonesia, utamanya bisnis menengah ke bawah. Pemerintah mulai mengeluarkan berbagai kebijakan yang kemudian membatasi segala aktivitas masyarakat dalam sektor perekonomian. Hal ini menyebabkan setiap individu dalam usahanya berusaha melaksanakan yang terbaik agar dapat bangkit dari perekonomian yang semakin mengalami kemunduran. Persaingan usaha di masa kini pun dibarengi dengan terjadinya digitalisasi dalam sektor perekonomian yang diimplementasikan pada berbagai langkah maupun strategi usaha.

Hal yang paling mudah dan paling sering digunakaan saat ini yaitu media sosial yang merupakan salah satu pasti dimiliki dan digunakan oleh hampir setiap orang. Sosial media yang sering digunakan adalah instagram, twitter dan facebook. Sosial media biasanya digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi jarak jauh dari mulai kerabat hingga orang yang tidak dikenal langsung di dunia nyata sekalipun. Dengan sosial media, pengguna akan mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh orang-orang yang mereka ikuti. Dari aktivitas tersebut, kita bisa mengetahui kegiatan mereka di sosial media mereka dari mulai apa yang mereka lihat, siapa yang mereka ikuti, apa yang mereka sukai.

Hal itu juga membuat sosial media dimanfaatkan beberapa orang untuk pengembangan bisnisnya. Selain gratis, sosial media juga bisa membuat produk yang dijual oleh para seller dikenal oleh banyak orang. Dengan menggunakan sosial media, seller juga bisa menentukan target pasarnya. Selain itu, masih banyak manfaat lain yang bisa didapatkan seller jika ingin berjualan melalui sosial media.

Sebagai media promosi

Dengan fitur yang ada di media sosial, seller bisa memanfaatkan hal ini sebagai media promosi. Seller dapat memanfaatkan berbagai fitur dari yang gratis hingga berbayar. Seller juga bisa menjelaskan informasi mengenai produk yang dijualnya. Contohnya saja di instagram, seller mengunggah produk yang ia jual dan memberikan deskripsi pada konten yang sudah diunggah, maka konsumen akan mendapatkan informasi langsung dari deskripsi konten tersebut tanpa harus menanyakan kembali kepada seller. Hal ini akan menghemat waktu dan jarak dalam bertransaksi.

 Hal lain yang bisa dilakukan seller untuk mempromosikan bisnisnya adalah bekerja sama dengan para influencer di sosial media. Seller bisa menentukan influencer yang memiliki aktivitas yang cocok dengan barang yang ia jual. Contohnya, jika seller berjualan make up, maka influencer yang cocok dipilih untuk promosi produknya adalah beauty influencer. Lalu, jika seller menjual makanan maka influencer yang cocok adalah food influencer. Namun, jika seller ingin menggunakan influencer sebagai media promosi, maka seller harus menyiapkan dana tambahan.

Mengembangkan inovasi produk

Melalui sosial media, seller juga bisa mengevaluasi produk yang mereka jual. Selain itu, seller pun dapat melihat respon pasar melalui like dan comment pada gambar produk yang bersangkutan. Pemberian produk tester juga bisa dilakukan oleh seller kepada para pengikut untuk mengetahui feedback dari penggunaan produk tersebut. Selain itu, seller bisa mengetahu hal yang sedang viral di sosial media untuk menyesuaikan produk yang mereka jual agar bisa diterima lebih banyak customer. Ketika produk yang dijual sesuai dengan situasi pasar yang sedang terjadi, biasanya hal ini akan mengundang lebih banyak pengikut dan juga audience dari sosial media seller.

Melihat bisnis kompetitor

Dengan melihat akun sosial media milik kompetitor, maka hal ini akan membuat seller mengetahui cara promosi, penawaran dan juga inovasi yang sedang dijalankan oleh kompetitor sehingga membuat seller bisa mengembangkan bisnisnya dan membuat inovasi yang tidak kalah menarik dengan kompetitor. Seller juga bisa melihat kelebihan dan kelemahan yang dilakukan kompetitor selama memasarkan produknya di sosial media sehingga bisa mengevaluasi hal tersebut untu pengembangan bisnis seller.

Menerima feedback dari customer

Melalui sosial media, seller juga bisa memanfaatkan fitur pesan untuk tetap terhubung dan juga menerima kritik maupun saran dari customer secara gratis. Hal ini bisa membuat pekerjaan seller lebih praktis dan customer tidak harus mengeluarkan banyak biaya. Keluhan dan saran yang masuk bisa lebih cepat direspon oleh admin sosial media seller

Meskipun sosial media merupakan salah satu alat yang bisa digunakan untuk mempromosikan dan menjual produk secara gratis dan juga mudah, perlu digarisbawahi, pemilihan sosial media yang tepat juga bisa membantu seller dalam mengembangkan bisnisnya.

Penentuan media yang digunakan harus sesuai dengan target pasar seller agar bisa lebih efektif dan efisien dalam memasarkan produk yang dijualnya karena sosial media memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Setelah mengetahui kelebihan dan kekuranan masing-masing dan juga media yang cocok digunakan untuk berjualan produknya, seller harus bisa mengatur waktu dan menganalisis lebih dalam media tersebut agar lebih bisa mencapai target penjualan atau jangkauan promosi yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *