Perbedaan Digital Marketing dan Online Marketing dalam Strategi Bisnis

Source image : freepik.com

Perkembangan teknologi yang ditandai dengan kemunculan internet  memicu pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia, adapun laporan dari HootSuite seperti yang dilansir pada https://cutt.ly/bk5cWO9 menyatakan bahwa pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 ini mencapai 202,6 juta jiwa dan jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020 lalu. Ini menjadi hal yang wajar karena seperti yang kita rasakan saat ini bahwa internet dapat menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari, bahkan saat ini hampir semua sektor telah terhubung ke internet dan memanfaatkan perkembangan teknologi seperti sektor bisnis.

Terdapat perubahan yang terjadi dalam strategi bisnis yang dilakukan, jika dulu pemasaran dilakukan secara konvensional seperti dengan memasang spanduk, menggunakan flyer atau dimuat di koran kini telah beralih ke media digital dan juga internet yang kemudian dikenal dengan istilah digital marketing dan online marketing. Mungkin sebagian besar dari kita sering kali mendengar istilah digital marketing dan online marketing, namun tidak sedikit pula yang keliru meganggap bahwa digital marketing dan online marketing adalah hal yang sama. Meski terkesan serupa keduanya memiliki perbedaan, berikut akan kita bahas perbedaan antara digital marketing dan online marketing :

Digital Marketing

Seperti yang dikutip dari berbagai sumber bahwa digital marketing mengacu pada penggunaan saluran digital, perangkat, dan platform (terlepas dari apakah pertangkat atau platform yang digunakan bersifat online atau offline) untuk membantu atau mempromosikan pesan marketing kita. Dengan kata lain digital marketing tidak hanya diartikan sebagai penggunaan jaringan internet melainkan sebagai ‘payung’ yang mencakup berbagai teknik pemasaran kecuali pemasaran yang masih menggunakan cara tradisional.

Dapat diambil contoh ketika kita akan mempromosikan produk yang dijual atau mnemberikan informasi seputar promo pada pelanggan via SMS, maka itu termasuk dalam teknik digital marketing meski tidak menggunakan koneksi internet. Dapat diambil kesimpulan juga bahwa digital marketing mengacu pada teknologi yang digunakan untuk membuat dan mengirim pesan, tetapi tidak melulu harus terkoneksi internet. Adapun contoh-contoh dari digital marketing diantaranya yaitu :

  • Email Marketing
  • Ebooks
  • Games
  • Content Marketing
  • Video Marketing
  • Mobile Marketing (SMS text campaigns)
  • Iklan Televisi
  • Dan lain sebagainya

Online Marketing

Online marketing juga sering disebut sebagai internet marketing dan merupakan bagian dari digital merketing. Adapun perbedaannya dengan digital marketing, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa digital marketing merupakan platform untuk kegiatan marketing tanpa harus selalu terkoneksi internet, sedangkan ciri utama dari onlime marketing membutuhkan koneksi internet untuk kegiatan marketing. Contohnya jika Anda menjalankan email campaign untuk bisnis, maka yang Anda lakukan merupakan bentuk dari online marketing. Contoh lainnya yaitu jika Anda menjalankan pop-up di situs web Anda untuk mengiklankan penawaran atau servis, ataupun iklan display dalam format tertentu entah itu iklan banner atau iklan teks maka teknik tersebut dikatakan sebagai online marketing.

Seperti digital marketingonline marketing juga berkembang dengan teknologi. Namun, online marketing dapat meningkat lebih cepat seiring dengan berjalannya waktu terlebih lagi dengan penggunaan ionternet yang saat ini semakin meningkat sehingga mungkin cukup sulit untuk mengikutinya. Online marketing dapat lebih rumit untuk diterapkan terlebih lagi bagi pendatang baru, hal ini karena keterampilan sangat dibutuhkan dalam menggunakannya. Adapun beberapa cara yang meliputi online marketing seperti:

  • Website
  • SEO (optimasi situs web)
  • PPC (Google Search, Bing Search,)
  • Iklan bergambar (teks, gambar, video)
  • Social Media Marketing (Facebook, LinkedIn)
  • TV (jaringan Google’s Display)

Lalu teknik manakah yang lebih efektif untuk digunakan, digital marketing atau online marketing?

Untuk menentukan penggunaan teknik marketing mana yang lebih efektif untuk memasarkan produk atau jasa yang Anda miliki tidak bisa hanya dengan melihat pertumbuhan penggunaan internet, atau  karena manifestasi pemasaran dalam dunia bisnis yang selalu terlibat dengan gaya digital marketing. Sebagai seorang yang bekerja di bagian pemasaran, tentu harus mempelajari semua detail dan perspektif seperti hasil riset pelanggan dan data lainnya untuk keputusan pemasaran kedepannya. Adapun faktor-faktor yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam membuat keputusan terkait digital marketing atau online marketing, yaitu :

a. Tipe bisnis

b. Anggaran untuk Pemasaran

c. Segmentasi Pasar

d. Target Pasar

Sebagai rekomendasi bagi yang baru akan melakukan riset bisa menggunakan fitur seperti Google Analytics untuk membantu dalam mendapatkan data riset pelanggan, hal ini tidak lain agar upaya online atau digital marketing menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika kedua teknik tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pemasaran dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *