Perkembangan Artificial Intelligence dan Penerapannya dalam Digital Marketing

Kehadiran teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, seperti dalam melakukan pemasaran secara digital atau digital marketing. Adanya inovasi dari teknologi ini mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menemukan berbagai hal dalam waktu yang cepat melalui mesin pencari atau media sosial. Sebelum membahas lebih jauh mengenai penerapan AI dalam digital marketing, berikut kita ulas terlebih dahulu mengenai definisi AI dan perkembangannya¸ Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan ini adalah sebuah teknologi yang disematkan ke sebuah sistem komputer dan diprogram agar bisa mensimulasi kecerdasan manusia, sehingga pada praktiknya AI akan bertindak seperti apa yang dipikirkan manusia.

Sejarah Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan

  • Era Komputer Elektronik

Sejarah kecerdasan buatan dimulai dari era komputer elektronik. Era ini dimulai sekitar tahun 1941. Dalam era elektronik ini ditemukan sebuah alat untuk melakukan pemrosesan informasi dan juga penyimpanan data secara digital yaitu dengan komputer elektronik. Meskipun perkembangan teknologi kecerdasan buatan pada saat ini belum pesat akan tetapi penemuan penyimpanan dan pemrosesan informasi ini menjadi awal dari kemunculan kecerdasan buatan.

  • Masa Persiapan Kecerdasan Buatan

Pada masa ini merupakan masa awal pembuatan kecerdasan buatan. Masa ini dimulai tahun 2 tahun setelah penemuan komputer elektronik yaitu pada tahun 1942 hingga tahun 1956. Masa persiapkan ini di tandai dengan ditemukannya sebuah model syaraf tiruan yang dilakukan oleh 2 peneliti yaitu Mc Culloch dan juga Walter Pits.

Dalam tahun awal penemuan ditemukan struktur jaringan sederhana yang kemudian disempurnakan pada tahun 1950 oleh Norbet Wiener dalam pengenalan prinsip dan teori mengenai feedback yang dikenal dengan teori termostat. Lalu tahun 1956 mulailah perkembangan kecerdasan buatan yang cukup mengherankan pada saat itu. Pada saat tersebut sudah mulai dikenal komputer yang melakukan pemikiran dengan hasil non numerik atau bisa disebut dengan penalaran. Penciptaan komputer ini dilakukan oleh John McCarthy yang hingga saat ini disebut sebagai bapak kecerdasan buatan.

Masa Awal Perkembangan 

Sebagai bapak kecerdasan buatan, McCarthy tidak hanya menciptakan mesin tersebut, melainkan ia mendefinisikan bahasa pemrograman tingkat tinggi untuk membantu pembuatan komputer dengan kecerdasan buatan agar lebih mudah. Masa ini dimulai pada tahun 1952.Selain itu, pada masa ini ditemukan juga beberapa hal yang berhubungan dengan kecerdasan buatan seperti program geometri theory prover, yaitu program untuk menyelesaikan masalah integral tertutup dan juga masalah analogi. Semua program-program ini dibuat dengan menggunakan kecerdasan buatan sehingga masalah menjadi lebih mudah untuk diselesaikan.

Perkembangan kecerdasan buatan sempat mengalami perlambatan pada tahun 1966 hingga 1974. Hal ini disebabkan karena kecerdasan buatan yang muncul pada saat itu kurang memiliki pengetahuan pada setiap produknya. AI mulai kembali berkembang dan telah menjadi sebuah industri pada tahun 1980an. Diawali dengan Digital Equipment Corporation (DEC) yang menemukan sistem bernama R1 yang berguna untuk melakukan konfigurasi sistem pada komputer baru. Hingga pada tahun 1988 AI semakin berkembang bahkan hampir seluruh perusahaan besar di Amerika Serikat mempunyai divisi sendiri untuk mengembangkan AI dan mulai dikembangkan di berbagai negara termasuk Indonesia. 

Saat ini di Indonesia AI memiliki peran penting terutama dalam pemasaran secara digital, Tidak sedikit para marketer yang menggunakan Teknologi AI untuk melacak dan memprediksi perilaku pengguna dan dengan informasi ini mereka dapat menerapkan kata kunci yang lebih kuat dan mempersonalisasikan interaksi pelanggan untuk membuat setiap pengalaman berbelanja menjadi lebih unik dan memuaskan. Adapun beberapa keuntungan dengan penggunaan teknologi berbasis AI ini untuk digital marketing yaitu dapat mendistribusikan konten yang berkaitan dengan kebutuhan setiap pelanggan, meningkatkan kualitas produk dan layanan serta menghemat biaya. Berikut beberapa penerapan AI  dalam digital marketing ;

Penerapan Artificial Intelligence dalam Digital Marketing

  • Programmatic Ads

Seperti yang kita rasakan saat ini ketika berselancar di internet atau media sosial sering kali muncul iklan yang sesuai dengan apa yang kita cari sebelumnya. Mungkin sebagian dari kita merasa heran mengapa iklan tersebut muncul sesuai dengan apa yang dicari sebelumnya atau sesui dengan ketertarikan kita, bahkan seolah seolah-olah iklan tersebut membaca isi pikiran kita. Tentunya iklan tersebut muncul tidak secara kebetulan, teknologi AI bekerja dibalik layar tersebut yang mampu menganalisa perilaku pengguna ketika berselancar di internet ataupun media sosial. Adanya AI dalam programmatic ads ini membantu para marketer dalam menentukan target audience dengan memprediksi tren dan memahami respon pengguna terhadap sebuah produk.

  • Chatbot

Chatbot adalah salah satu program dengan basis AI atau yang lebih dikenal dengan robot virtual yang mampu mensimulasikan percakapan seperti manusia. Program ini dibuat dengan tujuan untuk merespon permintaan pengguna secara cepat dan relevan. Dalam sebuah bisnis, chatbot ini bermanfaat dalam kegiatan operasional bisnis serta dapat menghemat biaya yang dikeluarkan daripada untuk mempekerjakan seorang customer service. Bahkan terbukti banyak pelaku usaha yang menggunakan program ini seperti yang sering kita temukan saat belanja baik melalui website, media sosial ataupun aplikasi belanja online. Penggunaan chatbot ini dinilai dapat meningkatkan customer experience, penggunaan AI dalam chatbot juga memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan manusia karena AI tidak akan pernah lelah untuk merespon pesan.

  • Email Marketing

Sebagian besar dari kita pasti pernah mendapatkan email masuk berupa promosi produk atau jasa, bahkan tawaran untuk mendapatkan voucher belanja. Hal tersebut sudah tak asing lagi seiring dengan perkembangan AI, dimana email marketing yang sudah disematkan teknologi AI seperti saat ini mampu membantu para marketer untuk menjangkau pelanggan lebih banyak. Berdasarkan penelitian dari Radicati Group, terdapat 34% masyarakat di seluruh dunia atau sekitar 2,5 miliar menggunakan email dan terus meningkat tiap tahunnya. Pengguna email marketing yang terus meningkat didukung oleh kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi berbasis AI, dimana para marketer bisa mengatur jadwal pengiriman konten promosi atau newsletters secara otomatis untuk waktu yang telah ditentukan, dengan bantuan AI para marketers juga dapat melakukan metode A/B Testing yang membantu dalam mengidentifikasi tren secara cepat, membuat prediksi, serta mampu membandingkan konten manakah yang terbaik untuk dikirimkan.

  • Serarch Engine

Pencarian di search engine terus mengalami perkembangan, dari yang sebelumnya hanya bisa melakukan pencarian dengan input tulisan kemudian berkembang dengan adanya speech recognition. Teknologi AI berupa speech recognition ini dapat membantu penggunanya dengan hanya mengucapkan sebuah kata kunci kemudian akan muncul secara otomatis apa yang dicari di internet,  selain itu fitur text input juga sudah mengalami perkembangan dengan teknologi AI. Sebagai contoh, ketika kita mengetik sebuah kata kunci seperti “tiket”, maka teknologi AI akan memprediksi beberapa kata kunci turunan lainnya seperti “tiket murah, tiket pesawat, tiket kereta” dan lain-lain. Hal ini sangat membantu untuk para marketer dalam menentukan kata kunci yang akurat dalam sebuah blog ataupun website mengenai produknya, sehingga ketika pengguna menyebutkan atau input kata kunci dapat langsung menuju brand yang dibuthkan.

Referensi ;

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *