Bisnis Online Lewat Marketplace Masih Menjanjikan ?

Dunia online beberapa tahun terakhir ramai dengan yang namanya belanja online. Bagaikan jamur di musim hujan, toko online dan jasa marketplace makin hari makin banyak. Dan jadi solusi bagi mereka yang ingin memulai bisnis tapi terkendala modal yang minim, serta ragu untuk membuka toko offline karena takut merugi.

Banyak cerita dari pelaku usaha pemula terutama yang memulai bisnisnya lewat jualan online di marketplace. Tak sedikit dari mereka yang meraup keuntungan besar hanya dalam beberapa tahun bahkan ada yang berhasil hanya dalam hitungan bulan saja.

Buat kamu pelaku bisnis online, jasa marketplace ini bisa membantumu untuk mendongkrak promosi produk kamu lebih luas lagi. Namun kini, seiring berjalannya waktu apa benar berjualan online di marketplace tak menjanjikan seperti dulu kala ? Kamu perlu tau apa aja sih kelebihan dan kekurangan marketplace ini, sehingga kamu bisa buat strategi jitu untuk mengenalkan produkmu atau masih layakkah jualan online lewat jasa marketplace ini. Simak ulasan berikut ini !

Kelebihan Marketplace

Sekarang kita berbicara tentang jasa marketplace. Marketplace ibarat pasar online yang didalamnya ada penjual, pembeli, dan tentunya transaksi jual-beli. Namanya juga online, pasti jangkauannya luas, tidak seperti pasar biasanya yang terbatas tempat dan waktu. Lalu apa lagi kelebihannya ?

1. Lalu Lintas Calon Pembeli

Manusia zaman sekarang yang dikenal gak mau ribet, termasuk dalam hal berbelanja. Dan jasa bisnis online ini menjadi solusi tepat bagi mereka untuk memenuhi kebutuhannya sehai-hari, iya gak ?

Banyaknya penjual yang menjajakan produknya di pasar online pasti mengundang banyak pengunjung juga pastinya. Semakin banyak produk yang ditawarkan maka pengunjung juga makin tertarik iya gak? Apalagi sekarang marketplace udah jadi tren di kalangan masyarakat.

Kamu juga sebagai penjual, gak perlu repot-repot nyari calon pembeli. Lewat marketplace, dengan sendirinya pembeli akan datang, tinggal pintar-pintarnya kita aja memodifikasi produk biar terlihat menarik. Dengan kata lain target marketnya sudah jelas.

2. Tukar Informasi dengan Penjual Lain

Selain jadi alur hilir mudiknya pembeli, di marketplace juga jadi tempat berkumpulnya para seller. Kita sebagai penjual bisa saling tukar informasi dengan penjual lainnya. Bisa tentang produk, bisnis, atau kerjasama di kemudian hari.

3. Promo Gratis

Marketplace besar atau yang reputasinya baik pasti selalu memberikan cara untuk promosikan produk kamu di tempatnya. Ini juga salah satu keuntungan bagi seller yang memajang produknya di marketplace.

Namun tetap saja bagi penjual yang ingin menjangkau pembeli lebih besar dan lebih banyak, penjual harus membayar biaya iklan (promosi) yang disediakan marketplace tersebut agar produk kita bisa tampil di halaman depan atau halaman rekomendasi.

4. Pembayaran Online

Masa pandemi seperti ini pembayaran online makin digandrungi masyarakat karena jadi solusi yang pas untuk bertransaksi. Meski tak dapat dipungkiri, kita bisa melihat seperti masyarakat Indonesia belum siap untuk era digital sepenuhnya.

Bahkan beberapa orang kurang paham atau kurang percaya dengan pembayaran via online. Tapi justru lewat marketplace ini, mereka menawarkan pembayaran online lebih aman dan nyaman misalnya lewat rekber (rekening bersama).

Kekurangan Marketplace

1. Kompetisi Ketat dengan Penjual Lain

Banyaknya seller yang ada di sebuah marketplace, memungkinkan juga terjadi gesekan yang pastinya bikin kamu gak enak hati kan. Contoh persaingan tidak sehat, seperti duplikasi foto, produk, atau lainnya. Oleh karenanya kita sebagai seller harus bisa mengatasi semua kondisi-kondisi sulit yang nanti akan timbul.

2. Fitur Searching Sembarang

Fitur searching suatu marketplace tidak akan langsung menuju ke produk kita. Hal ini dikarenakan banyaknya produk yang sama dari penjual yang berbeda.

Jadi ketika kita ingin mencari suatu barang diketikan di kolom search dan yang keluar akan banyak sesuai dengan kata kunci tersebut. Sehingga calon pembeli diberikan kebebasan untuk memilih barang.

3. Keliru Tempatkan Iklan

Beberapa penjual yang kurang bertanggungjawab, kadang menempatkan iklan produknya di tempat yang salah. Yaitu beriklan di lapak kamu, hal ini bisa saja merugikan kamu kan? Untuk mengatasinya memang perlu kebijakan dari marketplace itu sendiri.

4. Wajib Punya Izin Usaha

Mulai tahun 2020, pemerintah resmi mewajibkan bagi mereka yang memiliki toko online atau yang berjualan di marketplace memiliki izin usaha.  Hal tersebut tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

So, sudah tahu kan kelebihan dan kekurangan marketplace bagi kamu seorang pelaku usaha online, tinggal bagaimana strategi agar produk kamu menarik dan laku di pasaran online. Dan semua tergantung pada pilihanmu, kamu bisa memilih satu, beberapa, atau keseluruhan platform berjualan online, bisa lewat marketplace, media sosial, atau website online shop.

Akan lebih baik jika kamu bisa mencoba berbagai platform, meski sebaiknya hanya pilih platform yang bisa dioptimalkan dan dimaksimalkan ketimbang menggunakan banyak platform tetapi tidak ada yang fokus dan menguntungkan bagi bisnis kita. (dita/berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *