Pentingnya Media Monitoring untuk Bisnis Anda

Di era revolusi industri 4.0 saat ini, hampir semua aktivitas manusia sudah berpusat pada teknologi. Bahkan, pergerakan roda ekonomi pun kini dikendalikan oleh teknologi. Online shop adalah salah satu bukti bahwa saat ini aktivitas bisnis digerakan dengan peran teknologi yang semakin berkembang. Umumnya, para pebisnis online lebih cenderung memanfaatkan platform media sosial, e-commerce, dan juga blog atau media massa online. Karena media-media tersebut merupakan alat publikasi yang praktis dan efisien.

Para konsumen pun bisa datang dengan sendirinya tanpa bertatap muka langsung, dan saat itu pun bisa terjadi transaksi antar kedua belah pihak tersebut.

Di sini, peran teknologi yang semakin berkembang sangat terasa untuk masyarakat. Hanya bermodalkan device atau perangkat dan juga internet semua keinginan dan kebutuhan secara instan akan tercapai.

Namun bagi pemilik bisnis, hal tersebut harus dijaga dengan cara memonitor akun bisnis jika Anda melakukan promosi melalui media sosial. Media sosial yang digunakan pun beragam, mulai dari Facebook, Twitter, hingga Instagram.

Biasanya, jika konsumen puas dengan produk yang dibelinya, maka ia akan memberikan respon positif dan akan mempublikasikannya di media sosial. Namun, yang membahayakan bagi pelaku bisnis adalah ketika konsumen kecewa atau tidak sesuai harapan dengan produk yang dibelinya. Celakanya, konsumen tersebut mempublikasikannya dalam media sosial. Hal itu tentunya sangat merugikan pelaku bisnis sekaligus citra merek dan perusahaan menjadi buruk di mata masyarakat.

Jika hal itu terjadi, perusahaan harus mempersiapkan strategi untuk mengembalikan citranya menjadi baik. Strategi tersebut bisa dilakukan dengan cara media monitoring, rebranding, dan juga mengeluarkan inovasi baru.

Di era yang serba digital ini, ketiga cara tersebut bisa dilakukan secara bersamaan. Media monitoring memengang peranan utama untuk memutuskan tindakan pengembalian atau pembentukan citra yang baik. Sementara itu, rebranding dan inovasi baru bisa diperkenalkan kepada masyarakat setelah media monitoring dilakukan.

Pada dasarnya media monitoring memiliki tujuan untuk mengetahui kredibilitas brand, organisasi, bahkan tokoh sekalipun. Melalui media monitoring, berbagai laporan analisa pun dapat dikeluarkan dengan data yang bersifat real time. Seperti brand sentiment, competitor analysis, consumer insight, respons, share of voice, serta buzz social. Selain itu, media monitoring membantu Anda untuk pembuatan strategi pemasaran online yang lebih tepat sasaran.

Melihat perannya yang sangat penting, inilah beberapa alasan mengapa media monitoring harus digunakan untuk keperluan bisnis!

1. Memperkuat Brand

Untuk mengenalkan brand Anda kepada audience, diperlukan konten-konten yang disebarluaskan dalam media sosial, blog, ataupun media massa online berupa info promosi, foto produk, harga produk, deskripsi produk, hingga rating dan ulasan produk dari konsumen. Tentunya Anda harus memastikan konten-konten tersebut dibaca oleh para pengguna internet, seperti apa tanggapannya, dan bagaimana dampaknya dengan reputasi reputasi brand Anda dalam jagat online. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan media monitoring sebagai alat untuk memperkuat strategi bisnis Anda.

2. Mengenal Iklim Industri dan Kompetitor

Arus informasi sangat bergerak cepat di era digital saat ini, bahkan tren di masyarakat pun bisa cepat berubah. Hal ini bisa dimanfaatkan perusahaan untuk memantau aktivitas dari kompetitor. Selain itu, Anda juga bisa mengamati keadaan pasar secara rutin. Dengan cara tersebut, Anda bisa melakukan inovasi dan modifikasi untuk brand Anda agar tetap bertahan dalam persaingan yang ketat.

3. Merespon Dalam Situasi Kritis

Di era digital saat ini, biasanya para konsumen atau pelanggan lebih memilih menyampaikan rasa kepuasan ataupun keluhannya secara terbuka melalui media sosial. Di sinilah peran media monitoring berfungsi untuk memantau sentimen-sentimen negatif dan bisa cepat diatasi.

4. Mengukur Efektivitas Komunikasi

Salah satu fungsi media monitoring adalah untuk mengukur efektivitas komunikasi yang terjalin antara brand dan pelanggan ataupun pengguna internet lainnya. Media monitoring dapat menampilkan data yang menunjukkan tingkat interaksi para pengguna internet. Dengan membalas komentar, menjawab pesan masuk, bahkan sampai memberikan ucapan terima kasih pada komentar positif yang diberikan pengguna internet sekalipun.

5. Menemukkan Ide untuk Konten Baru

Selain fungsi dari poin 1 hingga 4, media monitoring juga membantu Anda menemukkan ide konten yang baru. Tentunya Anda perlu pembaruan dengan karakter konten yang sedang tren dalam jagat online, respon masyarakat, dan kondisi kompetitor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *