Peran Media Monitoring Bagi Institusi Pemerintahan

Laptop in a coworking space

Media monitoring dalam pelaksanaannya merupakan kegiatan pemantauan ataupun pengawasan yang dilakukan pada media massa, media cetak, televisi, radio, maupun platform media daring. Selanjutnya, data-data akan diolah hingga menjadi data yang akurat sehingga dapat dijadikan landasan untuk menentukan tindakan yang tepat terhadap isu atau opini yang ada.

Produk jasa media monitoring biasa digunakan oleh perusahaan yang memanfaatkan media sebagai salah satu cara menciptakan citra yang baik. Sehingga, tidak hanya memanfaatkan media massa, juga memanfaatkan media sosial dalam mengembangkan bisnisnya.

Media monitoring tidak hanya digunakan oleh perusahaan saja. Institusi pemerintahanpun perlu menggunakan media monitoring untuk mengetahui perkembangan daerahnya. Pada umumnya, institusi pemerintahan menyelesaikan permasalahan lingkungan berdasarkan laporan dan keluhan masyarakat. Jika keluhan masyarakat terlampau membludak, sulit untuk mendapatkan keluhan yang sangat urgent untuk diatasi.

Di era komunikasi yang sudah semakin maju, informasi bergerak dengan sangat cepat dan publik dapat dengan mudah memperoleh berbagai informasi termasuk informasi mengenai Kementerian atau Lembaga. Menyikapi hal ini, humas disetiap Kementerian atau Lembaga pemerintahan harus melakukan media monitoring secara aktif dengan memerhatikan isu publik yang terkait dengan Kementerian atau Lembaga.

Monitoring info yang beredar di publik, sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas media humas. Selain itu, pemerintah juga dapat bertindak dengan cepat jika mendapatkan informasi melalui media sosial dan media massa daring.

Tujuan lain dari media monitoring adalah untuk meningkatkan kualitas dan capaian instansi. Kinerja Organisasi Perangkat Daerah juga dapat dipantau menggunakan teknologi Big Data dan Media Analytic. Teknologi ini juga dapat menyajikan sentiment-sentiment pemberitaan maupun pembicaraan di media sosial terkait intansi tertentu. Baik itu sentiment positif, netral, bahkan sentiment negative sekalipun dapan diidentifikasi oleh teknologi Big Data dan Media Analytic.

Media monitoring biasa digunakan oleh Humas untuk membangun citra perusahaan. Untuk itu, kegiatan humas atau public relations saat ini menjadi hal penting yang harus dibangun oleh pemerintah kepada publik sebagai cara untuk memberikan edukasi serta rasa percaya di mata publik, bahwa pemerintah melakukan kerja nyata untuk pembangunan Indonesia demi meningkatkan daya saing dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Maka selain mendapatkan informasi terkait pemberitaan di media sosial dan media massa, media monitoring juga dapat menentukan langkah prefentif yang harus dilakukan instansi pemerintahan juga perusahaan Swasta untuk menciptakan citra yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *