Kupas Tuntas Cara Kerja Media Monitoring

Dengan meningkatkanya populasi pengguna internet dari tahun ke tahun, infrastruktur teknologi dan komunikasi pun terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal itu ditandai dengan pertumbuhan penjualan telepon pintar (smartphone), dan juga berbagai provider berlomba-lomba menyediakan layanan akses internet dengan berbagai kualitas kecepatan satuan data atau kuota dan tarif yang relatif terjangkau. Tentunya masyarakat dapat mengakses internet dimana saja, dan kapan saja. Berdasarkan laporan tahunan Digital 2019 tentang perilaku online yang dikutip dari The Guardian dengan menghimpun data Hootsuite dan We Are Social, Indonesia menduduki peringkat 5 dunia dengan jumlah pengguna mencapai 57%. Penggunaan internet di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya, karena seiring dengan kebutuhan masyarakat akan internet yang terus bertambah.

Saat ini, kehidupan masyarakat tidak bisa dipisahkan dari internet dan penggunaan media sosial, karena internet dan media sosial sudah menjadi kebutuhan sehari-hari untuk masyarakat, termasuk Anda. Bagaimana tidak, jika satu hari saja Anda tidak mendapat koneksi internet, rasanya seperti ada sesuatu yang kurang ketika Anda tidak mendapat kabar terkini dan pemberitaan dari berbagai belahan dunia. Perkembangan teknologi dan inovasi yang begitu cepat dapat memperluas fungsi media sosial, yang awalnya merupakan sarana untuk berinteraksi dan mencari teman, kini media sosial dapat difungsikan untuk alat berpolitik, berkampanye, dan berbisnis.  Para pelaku bisnis, pemerintah, bahkan organisasi nirlaba, memandang media sosial sebagai alat pemasaran yang menjanjikan dan tepat sasaran.

Pengguna media sosial dapat berinteraksi dengan pengguna lainnya secara intensif dengan proses komunikasi yang dapat membentuk suatu ketertarikan bahkan membangun opini bahkan membentuk citra yang melekat pada objek (brand, instansi, tokoh) tertentu, apakah citra positif ataupun negatif. Tentu ini akan menjadi efektif untuk mengevaluasi bagi instansi, brand, ataupun tokoh demi mendapatkan citra yang positif di jagat online.

Dengan pola komunikasi seperti itu, pengguna media sosial dapat membentuk suatu topik yang dapat dibicarakan secara terus-menerus, bahkan topik tersebut dapat menjadi viral dan menjadi topik terhangat di jagat online. Apalagi saat ini media sosial bukan lagi menjadi media komunikasi online, tapi sudah menjadi gaya hidup masyarakat masa kini.

Karena hal itulah sistem media monitoring lahir untuk kepentingan sosialisasi dan bisnis. Secara sederhana media monitoring dapat diartikan sebagai proses pemantauan, membaca, melihat, mendengarkan, dan mencatat konten dari berbagai platform, seperti media online, media sosial, bahkan platform berbagi video sekalipun. Proses ini dapat dipantau secara real time, kemudian diidentifikasi, diolah, dan dianalisis, dan sistem akan menyimpan sejumlah tema, topik, ataupun kata kunci yang ditentukan (keyword).

Media monitoring akan memberikan gambaran mengenai situasi dan kondisi bahkan topik apa saja yang ramai dibicarakan pengguna media sosial bahkan pemberitaan dari berbagai media online. Tak hanya itu, dengan menggunakan sistem media monitoring juga dapat membantu Anda untuk membuat strategi dan keputusan berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai platform media sosial maupun media online yang dihubungkan dengan tren masa lalu, saat ini, dan peramalan masa depan.

Analisa Dalam Media Monitoring

Untuk meminimalisir citra negatif mengenai objek tertentu (brand, instansi, tokoh) dalam platform online, maka perlu dilakukan metode analisa yang dinamakan media monitoring. Data ditarik dari berbagai platform media online, media sosial, dan platform berbagi video yang akan diolah menjadi data yang akurat. Sehingga dapat dijadikan landasan untuk menentukan tindakan yang tepat terhadap isu atau opini yang ada. Tak hanya itu, media monitoring juga mampu melakukan analisa, seperti analisa sentimen yang dilakukan secara komprehensif mengenai suatu objek dan dapat digambarkan dengan penilaian positif ataupun negatif dari berbagai pemberitaan, dan topik pembicaraan pengguna media sosial. Selain itu, media monitoring juga dapat menganalisa kompetitor yang bergerak dalam bidang yang sama dan dapat dilihat dari sudut pandang persepsi pengguna internet. Dalam hal ini, kompetitor dapat dijadikan senjata untuk melakukan marketing intelligence terhadap kompetitor. Selain itu, media monitoring juga memberikan insight dan respon mengenai tingkat kesukaan pengguna internet dengan topik yang dibicarakan di jagat online. Karena biasanya pengguna internet bersikap terbuka dan apa adanya dalam mengungkapkan sesuatu. Di satu sisi, jumlah pengguna internet yang sangat banyak, media monitoring dapat melihat seberapa banyak objek atau topik tersebut diperbincangkan. Hal ini berpengaruh sebagai bentuk pencegahan jika pembicaraan di media online dan media sosial bersentimen negatif. Kazee Media Monitoring menyajikan data pantauan terkini atau real time dengan tampilan dashboard yang mudah diakses oleh pengguna. Kazee Media Monitoring merupakan produk sistem teknologi informasi dalam negeri yang tentunya paham dengan kultur penggunaan internet masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *