Pekerjaan yang Akan Terancam Artificial Intelligence di Masa Depan

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan adalah teknologi yang diciptakan oleh manusia yang memiliki fungsi untuk mempermudah kehidupan manusia melalui penetrasi dalam pekerjaan yang erat kaitannya dengan rutinitas yang sistematis, atau pekerjaan yang erat kaitannya dengan hal yang kontinyu. Teknologi AI ini dirancang untuk melakukan efisiensi sumber daya manusia di sektor pekerjaan, dengan memanfaatkan teknologi AI para penciptanya menganggap bahwa cost untuk pekerja bisa ditekan dan dialokasikan untuk sumber daya lainnya seperti pembelian mesin-mesin untuk meningkatkan tingkat produktifitas usaha.

Beberapa ahli menyatakan, salah satu pekerjaan yang tidak terancam keberadaannya adalah jenis pekerjaan yang membutuhkan sisi kreatifitas seperti penulis, seniman, pencipta, penemu dan peneliti. Pekerjaan di luar itu digadang-gadang pada waktu yang akan datang sudah digantikan dengan sistem robot.

Bukan tanpa alasan keberadaan manusia digantikan oleh robot maupun mesin canggih, hal ini dikarenakan robot dianggap mampu memiliki fokus dan enerji artfisial yang melebihi kapasitas manusia. Pekerjaan-pekerjaan rutin bisa terselesaikan dengan waktu yang singkat dengan jumlah hal diselesaikan lebih besar. Namun hal ini juga harus diimbangi dengan sistem maintenance yang teratur agar performa para robot ini bisa maksimal, maintenance yang dibutuhkan pun memiliki konsekuensi cost yang tak murah.

PricewaterhouseCoopers (PwC) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) melakukan penelitian terkait pekerjaan yang terancam punah dengan semakin canggihnya kecerdasan buatan. Lalu kira-kira pekerjaan apa saja ya yang akan terancam oleh keberadaan AI di masa depan? Mari kita simak sama-sama daftarnya di bawah ini:

1. Tenaga Medis – Berkurang 12 %

2. Tenaga Pengajar – Berkurang 18%

3. Informasi dan Komunikasi – Berkurang 18%

4. Perbankan, Keuangan dan Asuransi – Berkurang 25%

5. Pekerja Konstruksi – Berkurang 15%

6. Tenaga Administrasi – Berkurang 23%

7. Transportasi – Berkurang 38%

8. Manufaktur – Berkurang 30%

Secara keseluruhan, sekitar 7 juta pekerjaan yang saat ini diperkirakan terancam dengan eksistensi AI, tapi akan ada 7,2 juta pekerjaan baru yang akan diciptakan. Sehingga memberikan tambahan 200 ribu lapangan pekerjaan baru. Salah satu pekerjaan yang akan potensial untuk mendukung teknologi AI adalah teknisi mesin dan yang terkait dengan maintenance program dan perangkat AI. Otomatisasi akan menjadikan keberadaan manusia di tengah pekerjaannya akan mengalami efisiensi demi terciptanya keluaran yang lebih berkualitas dan konsisten. Oleh karena itu kini manusia harus bisa beradaptasi dengan segala perubahan yang dibawa oleh penemuan teknologi, salah satunya dengan meningkatkan skill yang berkaitan dengan kreatifitas. Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa keberadaan manusia adalah suatu hal yang esensial dan tidak bisa digantikan oleh teknologi secanggih apapun pada sektor strategis di berbagai lini pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *